Posted by Hijack Liem

Basic Command For Linux

Sistem Operasi Linux semakin digunakan oleh banyak orang karena sifatnya yang open source. Namun Sistem operasi ini tidak dapat terlepas dari yang namanya command dan console. Berikut command-command dasar Linux yang perlu untuk dipelajari agar kita dapat menggunakan Linux dengan baik.

Posted by Hijack Liem

Setting IP Address Ubuntu Linux(Console)

Bagi seorang pemula pengguna linux, Setting ip addres merupakan hal wajib yang harus di lakukan, Baik setting ip addres static maupun dinamic,Untuk setting IP address di linux ada dua cara yaitu berbasiskan GUI dan TERMINAL,Kali ini saya mau mencoba berbagi cara setting IP via console/terminal.

Posted by Hijack Liem

Mencegah Copy Atau Cut File Ke Flashdisk

Sebagai seorang Administrator pada sebuah perusahaan kadang kita perlu membatasi penggunaan flashdisk oleh user. Hal ini bertujuan untuk mewasapadai terjadinya pembocoran dokumen yang bersifat rahasia. Disini saya akan memberikan sebuah tips untuk mencegah pengambilan data dari flashdik

      Sebagai seorang Administrator pada sebuah perusahaan kadang kita perlu membatasi penggunaan flashdisk oleh user. Hal ini bertujuan untuk mewasapadai terjadinya pembocoran dokumen yang bersifat rahasia. Disini saya akan memberikan sebuah tips untuk mencegah pengambilan data dari flashdik, artinya seseorang tidak bisa mengambil data dari komputer  ke flashdisk orang tersebut,akan tetapi kita masih bisa mengambil data dari flashdisk ke komputer.
 Berikut langkah-langkahnya :

  • Masuk Regedit ( Tekan Windows+R lalu ketik regedit ). 
  • Masuk Key HKEY_LOCALMACHINE\System\CurrentControlSet\Control\.
  •  Klik Kanan pada folder Control pilih New->Key. 
  • Beri nama folder baru itu dengan "StorageDevicePolicies". 
  • Lalu klik kanan di folder tadi lalu pilih New->Dword. 
  • Beri nama "WriteProtect". 
  • Klik 2X Dword Dengan dengan nama "WriteProtect" tersebut,lalu ganti Value Data menjadi 1 (satu).
  •  Log Off Komputer. 
Untuk Mengembalikan seperti semula tinggal ganti Value Data menjadi 0 (nol).

       Bagi seorang pemula pengguna linux, setting ip addres merupakan hal wajib yang harus di lakukan, baik setting ip addres static maupun dinamic.Untuk setting IP address di linux ada dua cara yaitu berbasiskan GUI dan CONSOLE,kali ini saya mau mencoba berbagi cara setting IP via console/terminal.Dalam kasus ini saya menggunakan Ubuntu Server, sekedar info Ubuntu Server ini total tampilannya berbasiskan console, jadi anda tidak akan melihat interface berbasiskan GUI....OK langsung saja ke pokok permasalahan.
  • Pertama lakukan login.
  • Kemudian masuk user sebagai root 
           liem@zcs :~$ sudo su 

           ciri kalau sudah masuk root maka prompt berubah seperti di bawah ini

           root@zcs:~#

  • edit file /etc/network/interfaces, untuk mengedit file ini bisa menggunakan vi atau pico.
          root@zcs:~# pico /etc/network/interfaces 

          Sebelumnya tentukan dulu IPv4 untuk kartu jaringan etho address yang mau kita gunakan.
          misal IP 172.27.50.27 netmask 255.255.255.0. isi file /etc/network/interfaces sebagai berikut :
        
          auto lo
          iface lo inet loopback
          auto eth0
          iface eth0 inet static 
      ----------------------> set IP static
          address 172.27.50.27
          netmask 255.255.255.0
          network 172.27.50.0
          broadcast 172.27.50.255
          gateway 172.27.50.1

          dns-nameservers 172.27.27.27

  • Kemudian save file yang telah kita edit.
  • Lakukan restart pada network :
          root@zcs:~# /etc/init.d/networking restart

  • Lihat hasil setting kartu jaringan etho :
          root@zcs:~# ifconfig





Basic Command For Linux

Posted by Unknown On 10:00 PM 0 comments
      Sistem Operasi Linux semakin digunakan oleh banyak orang karena sifatnya yang open source. Namun Sistem operasi ini tidak dapat terlepas dari yang namanya command dan console. Berikut command-command dasar Linux yang perlu untuk dipelajari agar kita dapat menggunakan Linux dengan baik.

cat
Contoh : $cat nama file
Fungsi : Menampilkan isi sebuah file di layar.

cd
Fungsi : Digunakan untuk pindah direktori seperti halnya cd di Windows.

chmod
Contoh : $chmod 007 namafile/nama direktori
Fungsi : Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori.

chown
Fungsi : Mengganti suatu owner /kepemilikan file/direktori.

cp
Fungsi : Untuk menyalin atau copy file , misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2.

find
Fungsi : Untuk Mencari letak sebuah file.

gzip
Fungsi : Digunakan untuk mengkompresi sebuah file.

kill
Fungsi : Untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.

ls
Fungsi : Untuk menampilkan isi dari sebuah direktori ,seperti perintah dir di Windows.

lsmod
Fungsi : Melihat modul-modul  yang ada.

rmmod
Fungsi : Mengahapus modul yang ada.

mkdir
Fungsi : Membuat direktori baru seperti command md di Windows

mv
Fungsi : Memindahkan file ke lokasi lain.

pwd
Fungsi : Menampilkan nama direktori dimana saat ini kita berada.

passwd
Fungsi : Digunakan untuk mengganti password root.

rm
Fungsi : Digunakan untuk menghapus file, tetapi secara default command rm tidak menghapus direktori.

rmdir
Fungsi : Untuk menghapus direktori yang kosong.

su
Fungsi : Digunakan untuk pindah login sementara sebagai user lain.

who
Fungsi : Digunakan untuk menampilkan siapa saja yang sedang login.